Gunungsitoli

Profil

Gunungsitoli merupakan kota tertua dan terbesar yang ada di Kepulauan Nias. Gunungsitoli ditingkatkan statusnya dari kecamatan menjadi kota otonom, berdasarkan Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2008.
Berdasarkan catatan sejarah, Gunungsitoli atau sering disebut Luaha sudah dikenal dan dikunjungi sejak abad ke 18. Posisi kota Luaha ini terletak pada muara sungai Nou atau pasar Gunungsitoli saat ini. Pada saat itu ada tiga marga dominan yang menghuni kota Luaha, yaitu Harefa, Zebua, dan Telaumbanua atau lebih dikenal dengan Sitölu Tua.

Belum diketahui secara pasti asal muasal penamaan Gunungsitoli. Tapi referensi yang ditemukan dari sebuah buku yang ditulis seorang pastor yang mendirikan Museum Pusaka Nias, disebutkan nama Gunungsitoli diberikan oleh para pedagang yang berasal dari Indocina daratan Asia. Kelak, para pedagang inilah yang disebut-sebut nenek moyang orang Nias. Merujuk secara harfiah, jelas kata Gunungsitoli berasal dari kata Gunung dan kata Sitoli. Gunung berarti tanah yang tinggi (berbukit) dan Sitoli berasal dari nama orang yang berdiam di bukit dekat rumah sakit (daerah Onozitoli sekarang).

Administratif & Geografi


Demografi


Ekonomi


Fasilitas & Infrastruktur


Komoditas/Produk/Jenis Usaha Unggulan


Publikasi

Publication
Publication
Publication
Publication
Publication

BPS

  • DownloadKota Gunungsitoli Dalam Angka 2016
  • DownloadKota Gunungsitoli Dalam Angka 2017
  • DownloadKota Gunungsitoli Dalam Angka 2018
  • DownloadKota Gunungsitoli Dalam Angka 2019
  • DownloadKota Gunungsitoli Dalam Angka Q1 2020

Informasi Terkait

Investasi

  • Bah Bolon Dam
  • Kuala Tanjung Industrial Area
  • Medan-Berastagi-Tongging Toll Road

Pariwisata

  • Gua Liang Dahar
  • Gunung Sorik Marapi
  • Tuktuk Siadong Village

Perdagangan

  • Maga Coffee
  • Pisang Caramel
  • Popcorn Brontak